Serba-serbi Newborn (1)

Saya posting ini, barangkali bermanfaat buat ibu-ibu baru di luar sana. Ini saya rangkum dari pengalaman yang masih belum ada dua bulan. Tapi saya catat saja, siapa tau nanti butuh buat adik-adiknya Shabira.

  • Kuning pada Newborn

Shabira sempat kuning di seminggu-2 minggu pertama. Tanda-tanda yang paling mudah dikenali adalah matanya yang belum jernih. Terlebih karena dia lahir di musim hujan. Matahari suka malu-malu. Nggak usah panik, ini wajar. Maksimalkan jemur pagi di jam 7-8 dan gempur ASI. Kalau bilirubin di atas 18 biasanya dianjurkan untuk fototherapy supaya kuningnya cepat turun : bayi 24jam/lebih menginap di RS, dikirim ASI per3 jam sekali. Biasanya kalau sudah kuning banget bayinya agak lemes dan pipisnya kuning.

  • Cegukan

Cegukan adalah hal yang wajar. Bisa diposisikan seperti akan menyendawakan. Cuma biasanya ibunya ga tega lihatnya😅

  • Pola tidur

Biasanya bayi Newborn tidurnya masih belum terjadwal, ini yang kadang membuat orangtua baru begadang. Ayah ibunya bisa membiasakan tidur malam dengan mengenalkan konsep siang dan malam. Kami mematikan lampu (menggunakan lampu redup) saat malam hari dan meletakkan Shabira di dekat jendela pada pagi/siang hari sambil diberitahu bahwa ini sudah pagi. Saya juga biasa menyenandungkan Shabira dengan senandung yang berbeda di pagi dan malam hari. Biasanya, kami memaksimalkan waktu pagi-sore untuk bermain saat dia bangun. Dan kalau Shabira bangun tengah malam, kami berupaya untuk tidak mengajaknya bermain/mengobrol. Supaya dia tahu kalau malam waktunya istirahat. Pijat bayi dan sinar matahari juga membantunya tidur nyenyak.

  • Pijat Bayi

Pijat bayi yang dilakukan orangtua adalah bonding dan quality time dengan bayi. Mereka lebih senang jika yang memijat orangtuanya sendiri. Pijat bayi juga bisa membantu bayi lebih enak tidur dan mengurangi gas dalam tubuh. Saya biasa pijat ILU, menggerakkan kaki seperti gowes sepeda, dan mengikuti beberapa tutorial pijat bayi di youtube setiap habis mandi.

  • Pantat Sensitif

Saya dan mas sepakat untuk mengurangi pemakaian diapers. Alasan utamanya adalah berusaha mengenalkan Shabira mencintai lingkungan, yang tidak kalah penting adalah mengurangi ruam popok. Shabira nggak pakai diapers tapi pantatnya tetap iritasi. Ternyataaa buat bayi yang sering BAB, mereka lebih rentan terkena iritasi. Kurangi penggunaan tisu basah, ganti dengan kapas dan air hangat, serta pastikan pantat dalam keadaan kering setiap habis membersihkan pantat bayi. Bila iritasi dan ruam masih terjadi, konsul dengan DSA, ada beberapa salep/obat luar yang bisa membantu (tentu saya nggak bisa nyebutin disini😂😅). Oh ya, minyak kelapa/VCO juga bisa mengurangi iritasinya.

  • Muntah

Dikatakan muntah ketika lebih dari 10ml air keluar dan ada gerakan otot perut. Beda dengan gumoh. Biasanya gumoh hanya sedikit. Muntah ini wajar terjadi karena pencernaan bayi masih belajar (sederhananya begitu, kompleksnya..eumm ada penjelasan ilmiahnya sendiri haha). Jangan cemas. Bisa dikurangi lewat disendawakan tiap habis minum. Kalau belum berhasil menyendawakan, jangan diayun terlalu sering, cukup digendong tegak atau posisi kepala lebih tinggi. Posisi menyusui juga bisa mengurangi muntah; posisikan kepala lebih tinggi dari perut, tidak mendongak atau menunduk. Usahakan bayi tenang saat menyusu supaya tidak banyak udara yang masuk. Kalau muntah cukup banyak, beri jeda saat menyusui sekitar 30menit karena bila disusui dengan jarak yang dekat bisa memicu kembali muntahnya. Asal bayi tetap aktif, tidak demam, muntahan tidak menyembur jauh ke depan, muntahan tidak berwarna hijau atau ada darah, dan BB naik tidak masyalaahhh.

  • Grow Spurt

Ada saat dimana bayi seharian seperti kelaparan terus dan menyusu lebih banyak. Ibunya sampai kaya nggak istirahat rasanya 😄. Wajar, fase ini disebut Grow Spurt. Biasanya, esok hari anak bayi lebih tenang dan banyak tidur. Kaya istirahat habis ospek 4 hari gitu. Hahaha

  • Wonderweeks

Jadiii, ada kondisi dimana terjadi perkembangan pada saraf dan otak bayi. Bayi akan nempel terus sama ibunya, lebih cranky dan riwiiil. Naaah, fase ini namanya Wonder weeks–akan terjadi sebanyak 10x (istilahnya leap atau lompatan) dalam 20 bulan pertama bayi. Nah, wonderweeks pertama akan terjadi di usia 4,5-5,5 minggu hehehe. Semangat ya Maaah! Biasanya bayi juga rewel pas mau maghrib sampe malam, ternyata ada penjelasan ilmiahnya. Jadi kalau di umur segitu bayinya sering nangis atau gimana gitu, jangan keburu panik. Banyakin stock sabar aja dan bersyukur…anaknya mau pinter hehehehe

Sekian sekelumit catatan. Dirangkum dari berbagai sumber dan masukan dari teman-teman dokter , maupun DSA kak Sha :3 Semoga bermanfaat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s